aku tau kalimat selanjutnya
patah hati adalah rangkaian kata pada buku usang yang bertumpuk-tumpuk
berantakan, penuh debu
berantakan, penuh debu
tapi kamu akhirnya meniupkannya lagi
memberiku pena dan sebuah buku
buku yang sampulnya baru aku lihat
atau baru aku ingat
rupanya ada sebuah mawar dengan duri
durinya tidak besar, tidak juga kecil
hanya saja sehelai daun menutupinya
bila kamu melihat dari arah situ
memang dari arah mana lagi bisa kamu lihat sebuah buku?
memang dari arah mana lagi bisa kamu lihat sebuah buku?
aku tau kalimat selanjutnya
semuanya hanya terdengar seperti lelucon lama yang sudah kau ucapkan berulang-ulang
kini aku muak