aku gumpalan awan kelabu.

aku gumpalan awan kelabu
kala senja disinari
jingga, merah muda, merah atau oranye
berganti-ganti tanpa pola
apalagi makna

aku gumpalan awan kelabu
dibawa angin laut
manusia melihatku dan menerka-nerka
sedang apa gerangan awan itu?
apakah ia hidup seperti kita?
atau ia hanya menjelma lalu tenggelam?

aku sebuah warna
hinggap pada apa-apa yang dikehendaki
ia tak bisa memilih untuk dihinggapi
tapi bisa memilih untuk menjelma jadi apa
berpura-pura atau menunjukan yang sebenarnya